Mental Accounting dalam keputusa investasi

Mental Accounting dalam keputusa investasi

  • Patriani Wahyu Dewanti Universitas Negri Yogyakarta

Abstract

Portofolio layering dan mental accounting merupakan hal penting dalam pengambilan keputusan investasi.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah investor di wilayah penelitian membangun portofolionya berdasarkan tingkatan piramida aset seperti yang dideskripsikan oleh Shefrin dan Statman (2000).


Penelitian ini dilakukan dengan mendistribusikan kuesioner kepada 62 responden dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, t-test, dan regresi. T-test dan regresi digunakan untuk mengkonfirmasi hasil analisis deskripsi yang telah dilakukan.


Hasil penelitian menyebutkan bahwa: 1) responden dalam penelitian ini telah mempertimbangkan adanya tingkatan (layer) dalam investasi yang dilakukannya; 2) responden dalam penelitian ini sudah melakukan analisis portofolio sesuai dengan diversifikasi tingkatan (layer). 3) responden dalam penelitian ini berinvestasi dengan memenuhi tiap layer pada tingkatan piramida behavioural portofolio theory. 4) responden dalam penelitian ini belum mempertimbangkan adanya segmen dalam investasi sebagai unit terintegrasi.; 5) secara simultan variabel demografi responden (umur, pendidikan, pendapatan per tahun, total kekayaan, dan kekayaan keuangan) tidak berpengaruh terhadap mental accounting; dan 6) responden dalam penelitian ini lebih dominan untuk memilih return sebagai pertimbangan investasinya.


Kata Kunci: mental accounting, behavioural portofolio theory, investasi


 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-09-26
How to Cite
DEWANTI, Patriani Wahyu. Mental Accounting dalam keputusa investasi. Jurnal Akuntansi, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 75 - 84, sep. 2018. ISSN 2540-9646. Available at: <http://jurnalfe.ustjogja.ac.id/index.php/akuntansi/article/view/687>. Date accessed: 18 nov. 2018. doi: https://doi.org/10.24964/ja.v6i1.687.