KONFLIK PERAN PERANGKAT DESA TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN DESA: MENGUAK KESADARAN PARA AKTOR

  • Muhammad Asim Asy'ari Universitas Trunojoyo Madura

Abstract

Pengelolaan keuangan desa tidak lepas dari peranan Kepala Desa dan dibantu oleh perangkat desa. Masing-masing aktor punya peran masing-masing yang tidak lepas terjadinya konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konflik peran perangkat desa terhadap pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tidak terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi.


Kesimpulan penelitian ini adalah adanya konflik peran yang dirasakan perangkat desa sehingga berpengaruh pada peran perangkat desa yang tidak sesuai dalam pengelolaan keuangan desa, diantaranya ; (1) perencanaan di desa "Hitam Putih" belum optimal; (2) perencanaan "Apa Kata" Kepala Desa; (3) Ambiguitas peran yang dirasakan oleh Sekretaris desa; (4) Operator Desa "menjadi" Bendahara Desa, penyusunan APBDesa dikerjakan Operator; (5) Kepala Desa berperan sebagai Bendahara Desa; (6) penatausahaan "tidak perlu" Bendahara Desa, penyusunan penatausahaan dikerjakan Operator Desa; (7) Kepala desa menutupi kesalahan Sekretaris Desa dengan menggantikan perannya; (8) peran Operator Desa "Hanya Tukang Input", tanpa tau nominal hanya menyamakan pelaporan dengan anggaran awal; (9) Laporan pertanggungjawaban dikerjakan Operator Desa; (10) BPD tidak difungsikan, hanya tukang tanda tangan; (11) Kepala Desa, merasa "tidak perlu" adanya pelaporan pada BPD

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-12-27
How to Cite
ASY'ARI, Muhammad Asim. KONFLIK PERAN PERANGKAT DESA TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN DESA: MENGUAK KESADARAN PARA AKTOR. Jurnal Akuntansi, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 146 - 158, dec. 2017. ISSN 2540-9646. Available at: <http://jurnalfe.ustjogja.ac.id/index.php/akuntansi/article/view/285>. Date accessed: 16 dec. 2018. doi: https://doi.org/10.24964/ja.v5i2.285.